Pemilu 2024 Tercoreng Oleh Oknum Caleg Legislatif Dengan Money Politik

Pemilu 2024 Tercoreng Oleh Oknum Caleg Legislatif Dengan Money Politik, DPD PSI Surabaya Bidang Hukum sangat menyayangkan
banner 120x600

Reporter  : Satriya SRN

SRN/SURABAYA/20-02-2024 – Pesta Demokrasi 2024 telah usai, hampir seluruh Rakyat Indonesia yang mempunyai hak pilih telah menentukan pilihannya dari memilih Calon Presiden, hingga Calon Legislatif baik pusat maupun daerah.

Namun sangat disayangkan,banyaknya berita antara lain yang tersebar baik Media Social, Media Online maupun Media Cetak di masyarakat yang memberitakan banyaknya Calon Legislatif terutama dari Calon DPRD Surabaya yang bermain Money Politik dengan memberikan serangan fajar kepada masayarakat berupa uang tunai yang bertujuan agar masyarakat menentukan pilihanya kepada mereka yang telah meberikan uang.

Mengetahui adanya berita-berita yang sudah beredar di Media Online, praktek kecurangan khususnya yang dilakukan calon legislatif DPRD yang ada di dapil 3 surabaya dari salah satu partai peserta tersebut, Divisi Hukum DPD PSI kota Surabaya yang di Wakili oleh Dino Wijaya Erwan Putra, S.H. selaku Wakil Ketua DPD PSI Surabaya Bidang Hukum  berkomentar ” bahwa kami mengecam perbuatan yang menghalalkan segala cara untuk memperoleh suara masyarakat termasuk melakukan serangan fajar dengan memberikan uang kepada masyarakat dengan tujuan agar masyarakat memilihnya, hal tersebut sangat mencederai Demokrasi di Indonesia yang mengedepankan Asas Umum Bebas dan Rahasia yang artinya tidak boleh ada paksaan kepada masyarakat untuk memilih

Bahkan secara Undang-undang No 07 Tahun 2017 Tentang Pemilu Pasal 523  telah mengatur bahwa memberikan uang pada saat kampanye, masa tenang dan saat pemungutan suara merupakan tindak Pidana baik pelaku maupun penerima Politik uang dapat dijerat sanksi Pidana berupa kurungan penjara selam 3 (Tiga) tahun dan denda paling banyak 36 Juta.

Saya sangat berharap dan percaya bahwa Bawaslu bisa bertindak dengan tegas, mengenai kecurangan ini dan memberikan atensi yang lebih untuk melakukan Investigasi dan memberikan sanksi terhadap Calon-Calon Legislatif DPRD terutama Kota Surabaya yang terbukti telah melakukan kecurangan termasuk memberikan serangan fajar kepada masyarakat sebelum dilakukan pencoblosan

Sanksi harus diterapkan untuk Indonesia lebih bersih dan maju, serta menciptkn Pemilu yang bebas dan jujur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.