KAPOLRES DAN KASAT RESKRIM GRESIK SAAT DIKONFERMASI DUGAAN JUDI SABUNG AYAM OLEH MEDIA KOMPAK BLOKIR WA

Ilabung ayam ustrasi Penjudi S
banner 120x600

Reporter  : D-Prap-SRN

SRN/GRESIK/04-05-2023 – Terkait  informasi  tentang kasus maraknya Judi Sabung  Ayam dan dugaan 2 (Dua) para pelaku  Judi Sabung Ayam dilepas oleh Polsek Cerme,  pada saatdiadakan  penggerebekan di Desa Guranganyar, Dusunn Gurang Kulon, pada hari Senin (24/04).

Kapolres Gresik, AKBP Panji Anom dan Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Aldhino,  mereka berdua kompak blokir Whatsapp (WA) dari Media.

Hal ini, bertentangan dengan perintah dari  Kapolri, Jendral Listyo Sigit yang memerintahkan kepada semua jajaran  Kapolda dan juga di jajaran Kapolres untuk langsung membalas konfirmasi dari para Media.

Perintah Kapolri ini sudah beredar luas di Media Sosial. Tentunnya, apa yang dilakukan oleh Kapolres Gresik dan Kasat Reskrim Polres Gresik tersebut, merupakan sebuah pembangkangan terhadap perintah dari atasan atau Kapolri.

Dari pemberitaan sebelumnya  dijelaskan bahwa, Polsek Cerme mengamankan 2 orang Penjudi Sabung Ayam dan juga sebanyak  7 Unit kendaraan sepeda motor.  2 Penjudi Sabung Ayam tersebut, dibebaskan dengan adanya dugaan pelican atau suap berupa uang sebesar Rp. 20.000.000.

Bahkan menurut Narasumber berinisial H, kedua para  pelaku diamankan tidak sampai 24 jam. Tepatnya, pada pukul 16.00 WIB dan dilepaskan pada pukul 22.00 WIB dihari yang sama.

Saat dikonfirmasi oleh para Media, Kanit Reskrim Polsek Cerme, Ipda Rizal membenarkan terkait penggerebekan dan mengamankan 2 para  terduga pelaku Judi Sabung Ayam.

Namun sayang, Perwira dengan 1 Balok Emas dipundaknya tersebut, tidak menjelaskan, terkait adanya dugaan pelepasan kedua terduga pelaku Sabung Ayam dengan adanya imbalan sejumlah uang. Ia malah, meminta para media untuk datang ke Mako Polsek Cerme guna bersilaturrahmi.

“Ijin mas, kalau memang konfirmasi lebih lanjut, jenengan ke kantor mawon, monggo sekalian Silaturahmi. Gak papa mas, jenengan (Anda). Kalau, Koordinasi sama Kapolsek langsung,” ujar Ipda Rizal kepada para Media melalui seluler, pada Selasa (02/05).

Sementara itu, Kapolsek Cerme, AKP Musihram yang menjelaskan, bahwa dilepasnya kedua terduga pelaku tersebut, karena kurangnya barang bukti. Bahkan, dilepasnya kedua terduga pelaku Judi Sabung Ayam disaksikan oleh Kades.

Tentunya menghindarnya Kapolres Gresik dan Kasat Reskrim Polres Gresik dari konfirmasi para Media  ini, dapat mencederai citra Polri yang menjunjung tinggi Transparansi dan akan menimbulkan Stigma buruk di masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.