Budaya  

BUDAYA TRADISI SEDEKAH BUMI YANG HAMPIR TERLUPAKAN

BUDATYA TRADISI SEDEKAH BUMI YANG HAMPIR TERLUPAKAN
banner 120x600

SRN/SURABAYA/03-03-2023 – Para pembaca Media SRN (seputarrakyatnews.com) tercinta, sebuah Bangsa yang besar, pasti mereka akan mencintai dan menghargai akan Budaya Bangsanya sendiri.

Mengenal dan menghargai Budaya Bangsa sendiri, maka lebih jauh dan mendalam demi melestarikan bentuk dan keberadaannya. Budaya adalah salah satu identitas dari suatu Bangsa. Eksistensinya harus tetap dipertahankan hingga kapanpun.

Ada dua kemungkinan jika Budaya tidak dipertahankan Eksistensinya, yakni direbut oleh Bangsa lain dalam arti Budaya tersebut diakui Negara lain, atau tergerus akan kebudayaan luar dari Bangsa itu sendiri.

Bagaimana cara agar Warisan Budaya itu tetap lestari dan dicintai oleh para Generasi penerus. Upaya pelestarian Budaya membutuhkan tekad bersama, baik dari Pemerintah Pusat atau Daerah, maupun seluruh Warga Masyarakat.

Dalam Buku Multicultural (2016), salah satu cara agar warisan Budaya tetap lestari ialah, terlibat langsung dalam upayanya seperti  tradisi yang paling penting agar terselenggara acara Sedekah Bumi , banyak orang lupa untuk bersyukur dengan memberikan bentuk apresiasi terhadap rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa,  sudah mulai di tinggalkan tradisi tradisi ini, dianggap kuno dan kurang ngtren untung Jaman Modern.

Dari Segi Tokoh Masyarakat banyak yang tidak mau memberikan arahan kepada para Generasi Muda akan arahan maknanya Budaya Tradisi Sedekah Bumi. padahal diacara tersebut banyak makna yang sangat berharga bagi Semuanya, dari kerukunan dan kesejahteraan masyarakat untuk bisa bersyukur dan gotong royong.

Dari Instansi pun jarang ada penyuluhan mengenai makna dari acara tersebut, Baik Daerahnya masing-masing yang ada di Nusantara ini. Apakah  masih ada yang mengadakan acara tersebut…., mari semua mulai sekarang kita selalu menjunjung tinggi nilai Budaya Bangsa kita dan melestarikannya, supaya para Generasi nantinya ikut serta dan mencintai budaya sendiri.

Reporter  : ABD Syukur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.