DUGAAN ADANYA ALIRAN DANA LUKAS ENEMBE ke OPM HINGGA KKB

DUGAAN ADANYA ALIRAN DANA LUKAS ENEMBE ke OPM HINGGA KKB

SRN/JAKARTA/16-01-2023 – Ditangkapnya Gubernur Papua Lukas Enembe oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat pembelaan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Juru bicara kelompok teroris Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) Sebby Sambom menyebut, Lukas Enembe diperlakukan seperti kriminal.

Merespons hal ini, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menyatakan, pihaknya saat ini belum akan menelusuri dugaan aliran dana korupsi Lukas Enembe ke KKB.

Sebab, KPK masih berfokus mengusut adanya penerimaan suap dan gratifikasi kepada Lukas.

“KPK saat ini hanya akan berfokus untuk melakukan pemeriksaaan terhadap dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh tersangka LE,” kata Ghufron, Minggu (15/-1).

Meski demikian, pimpinan KPK berlatar belakang akademisi ini membuka setiap kemungkinan tersebut.

KPK akan bekerja sama dengan aparat penegak hukum lainnya jika ditemukan adanya bukti aliran uang korupsi Lukas Enembe ke KKB.

“Sedangkan jika dalam pemeriksaan ditemukan dugaan tindak pidana lain tentu KPK akan menindaklanjuti kepada pihak yang berwenang,” ungkap Ghufron.

KPK kini telah menahan Gubernur Papua Lukas Enembe.

Upaya paksa penahanan ini dilakukan setelah Lukas berhasil ditangkap tim penyidik lembaga antirasuah, pada Selasa (10/01).

KPK menetapkan Lukas Enembe (LE) sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek pembangunan infrastruktur.

Lukas ditetapkan sebagai tersangka bersama Bos PT Tabi Bangun Papua (PTTBP), Rijatono Lakka (RL).

Lukas Enembe ditetapkan sebagai tersangka penerima suap dan gratifikasi. Sementara, Rijatono Lakka ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap.

Reporter : Maksimus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.