Budaya  

SDN Klampis Ngasem III/512 Surabaya Ikut Serta Sukseskan Tari Remo Pecahkan  Rekor MURI

SDN Klampis Ngasem III/512 Surabaya Ikut Serta sukseskan tari remo Pecahkan Rekor MURI
banner 120x600

SRN/SURABAYA/18-12-2022 – Sebanyak 65 ribu lebih warga Surabaya  yang terdiri dari pelajar dan anggota sanggar tari, ikut serta mensukseskan Festival Tari Remo masuk Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri),  yang lokasinya dipusatkan di Jembatan Suroboyo, Kota Surabaya, Minggu (18/12) pagi. Ini dilakukan untuk mengusung semangat para siswa dalam menjaga kearifan budaya lokal

Para Peserta Tari Remong SDN Klampis Ngasem III/512 Bersama Pelatih Tari Mbak Okti Velliani

Dalam hal ini para peserta Tari remo  diluar dugaan bisa melebihi 65 ribu peserta, baik dari siswa SD, SMP serta Sanggar Tari yang ada di Kota Surabaya ini, ini membuktikan kalau Arek arek Surabaya masih peduli akan Budaya Bangsanya sendiri.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, Pemerintah Kota Surabaya berencana menjadikan Tari Remo sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler wajib di tingkat SD sampai SMP, baik Negeri maupun Swasta di Kota Pahlawan ini.

Tampak Serempak dn Kompk di Tmpilkn Siswa SDN Klmpis Ngasem III/512 Surabaya

“Ini dilakukan untuk mengusung semangat para siswa dalam menjaga kearifan budaya lokal,” kata Cak Eri, sapaan akrabnya.

Festival Tari Remong massal ini, Selain dipusatkan di Jembatan Suroboyo, kegiatan Tari Remo Massal yang digelar serentak mulai pukul 07.00 WIB, lokasinya juga terbagi di sejumlah tempat bersejarah di antaranya, Jembatan Merah, Tugu Pahlawan, Jalan Tunjungan, Jembatan Sawunggaling, Halaman Balai Kota, Alun-Alun Balai Pemuda Surabaya, Taman Bungkul, Taman Apsari, Taman 10 Nopember, dan halaman SD-SMP se-Surabaya.

Dalam hal ini Sekolah SDN Klampis Ngasem III/512 Surabaya, turut serta berpartisipasi dengan ikut memeriahkan Festival Remong, dengan 65 anak didiknya dari kelas 1 hingga 6, mereka hanya berlatih dalam tempo 5 hari, dengan pelatih Mbak Okti Velliani.

Siswa SDN Klampis Ngasem III/512 Surabaya, ini sangat serius dalam berlatih, dan mereka cepat tanggap akan gerakan gerakan yang diajarkan oleh Mbak Velli panggilan akrab pelatih tari.

Para siswa dengan penuh kesabaran menunggu akan puncak acara Festival Remong untuk memecahkan Rekor MURI, mereka mulai datang sejak pukul  06.00 WIB dengan penuh semangat dan optimis, serta bangga bisa mewakili sekolahnya ikut serta partisipasi Festival ini.

Tepat pukul 08.00 WIB, acara Festival dibuka oleh Wali Kota Surabaya, Cak Eri dalam hal ini beliau menyampaikan rasa terimakasih kepada semua peserta Festival Remong untuk memecahkan Rekor Muri, serta melestarikan budaya bangsa pada generasi muda.

Untuk itu, Cak Eri menginginkan, masyarakat di Kota Pahlawan menjaga budaya lokal, salah satunya dengan melestarikan Tari Remo, serta menunjukkan budaya khas Kota Pahlawan agar tidak diakui oleh orang lain.

Setelah Cak Eri menyampaikan pesan pesannya, sirine tanda dimulainya Festival Remong yang di ikuti lebih dari 65 ribu peserta, di lebih dari 10 titik lokasi, dan 392 sekolah se Surabaya, dimulai, dengan serempak mereka memulai mengikuti alunan music dengan menari secara serempak.

Anak anak SDN Klampis III/512 dengan penuh semangat, dan kompak mengikuti gerakan demi gerakan Tarian Remo hingga selesai.

Ditempat yang sama Media SRN (seputarrakyatnews.com), mewawancarai Kepala Sekolah, Selamet Pujiono, SP.d, mengatakan, “ anak anak sangat bersemangat dan begitu antusias mengikuti Festival ini, saya mengucapkan banyak terimakasih kepada semua Wali Kelas, Staf Sekolah, Guru Pengajar Tari dan Para Wali Murid, yang sudah meluangkan waktu, dan tenaganya untuk menyukseskan acara ini”. (Satriya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.