Hukum  

Irjen Ferdy Sambo Dipecat dari Polri

Irjen Ferdy Sambo menjalani sidang etik di Mabes Polri, Kamis, 25 Agustus 2022.
banner 120x600

SRN/JAKARTA – Kasus peristiwa kematian Brigadir J, terus diusut oleh jajaran Kepolisian, dalam hal ini akhirnya Irjen Ferdy Sambo dipecat dari kesatuan Polri. Keputusan itu diambil setelah Komisi Kode Etik Polri (KKEP), menggelar sidang secara maraton selama 17 jam.

“Pemberhentian tidak hormat atau PTDH sebagai anggota Polri,” kata Ketua KKEP yang juga menjabat Kabaintelkam Polri, Komjen Ahmad Dofiri, di Gedung TNCC, Mabes Polri, pada Jumat (26/8) dini hari. Dalam sidang KKEP berlangsung sejak hari Kamis (25/8), pukul 09.00 WIB dan baru berakhir pada Jumat (26/8) pukul 02.00 WIB.

Mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo menjalani sidang Kode Etik Profesi Polri (KKEP), menyusul kasus dugaan pembunuhan terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Sebanyak 15 saksi diperiksa dalam sidang etik yang dipimpin oleh Ahmad Dofiri tersebut. Para saksi diperiksa memberikan kesaksiannya terkait peristiwa di rumah dinas Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Dalam hal ini Ferdy Sambo, mantan Kadiv Propam Polri, ditetapkan sebagai tersangka dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J,  bersama dengan tiga tersangka lainnya, Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Ma’aruf.

Selain keempat tersangka tersebut, penyidik baru menetapkan Putri Candrawathi sebagai tersangka baru, yang sama-sama dijerat dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP. (RudiPakal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.