Pembukaan Piala Kasad Liga Santri Korem 081/DSJ Al-Mujari Lebih Unggul

Laga pembuka Piala Kasad Liga Santri PSSI 2022, tingkat Korem 081/DSJ mempertemukan kesebelasan Al-Mujari Pogalan dari Trenggalek melawan Al Fatah kikil FC dari Pacitan, Senin (01/08).
banner 120x600

SRN/MADIUN – Laga pembuka Piala Kasad Liga Santri PSSI 2022, tingkat Korem 081/DSJ mempertemukan kesebelasan Al-Mujari Pogalan dari Trenggalek melawan Al Fatah kikil FC dari Pacitan, Senin (01/08).

Pembukaan Pertandingan yang digelar di Stadion Wilis Kota Madiun yang disaksikan oleh ribuan pasang mata. Selain pendukung dari kedua kesebelasan, banyak pula penonton yang berasal dari daerah Madiun dan sekitarnya.

Turun dengan Tim dan kekuatan terbaiknya, Al-Mujari Pogalan tampak sekali menguasai jalannya pertandingan. Mengambil inisiatif serangan dari awal, mereka berhasil memecah kebuntuan di menit ke 4 lewat gol yang dicetak oleh Muchamad Rizky Saputro.

Gol itu berawal dari sebuah serangan balik dengan cepat yang diawali oleh penetrasi dari pemain nomor punggung 2 mereka ialah Muhammad Reno Ardian dari sayap kiri lapangan.

Selang 12 menit kemudian, Al-Mujari berhasil menggandakan keunggulan lewat kerja samanya yang sangat bagus di kotak penalti lawan yang kembali berhasil diselesaikan dengan baik oleh Muchamad Rizki Saputro.

Kurang dari 2 menit atau tepatnya menit ke 30 dan 31, keunggulan mereka terus bertambah setelah menambah keunggulan 2 gol yang masing-masing dicetak oleh Aditya Fahmi Gumilang dan Muhammad Reno Ardian. Kedua gol itu dicetak melalui tendangan yang sangat keras dari luar kotak penalti lawan.

Skor kembali berubah di menit 38, setelah Muchamad Rizki Saputro berhasil melengkapi hattricknya lewat tendangan yang tidak terlalu keras ke pojok kanan dari penjaga gawang.

Meski di babak kedua jalannya pertandingan lebih berimbang, namun skor 5-0 untuk keunggulan Al-Mujari Pogalan dari Trenggalek tetap tidak ada perubahan skor hingga wasit meniupkan peluit panjangnya. (A.Holil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.