Pemkot Surabaya Salurkan 59 Hewan Kurban ke Masjid Masjid

Pemerintah Kota (Pemkot) mengalirkan hewan kurban kepada masyarakat di Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah. Hewan kurban yang terdiri dari 45 ekor sapi dan 14 kambing tersebut, disebar ke masjid-masjid yang ada di Kota Pahlawan.
banner 120x600

SRN/SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) mengalirkan hewan kurban kepada masyarakat di Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah. Hewan kurban yang terdiri dari 45 ekor sapi dan 14 kambing tersebut, disebar ke masjid-masjid yang ada di Kota Pahlawan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, seluruh hewan kurban tersebut tidak disembelih di Masjid Al-Muhajirin yang berada di lingkungan Pemkot Surabaya. Namun, disebar ke seluruh masjid yang ada di Kota Pahlawan.

“Karena setelah kita melihat, banyak di masjid itu, ada satu masjid yang hanya ada satu kambing, menurun dari sebelum pandemi,” kata Wali Kota Eri Cahyadi usai menunaikan Salat Idul Adha di Taman Surya, Balai Kota Surabaya, Minggu (10 /7).

Oleh sebab itu, kata dia, seluruh Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemkot Surabaya memberitahukan untuk membagikan hewan kurban itu ke masjid-masjid. Utamanya, masjid yang kekurangan hewan kurban.

“Sehingga seluruh PD Surabaya dibagi, dikirim ke masjid-masjid yang membutuhkan, sesuai dengan permintaan yang masuk,” kata Cak Eri sapaan lekatnya.

Di samping itu, Wali Kota Eri Cahyadi juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak menggunakan kantong plastik saat membagikan daging hewan kurban. Menurutnya, dengan menggunakan besek atau daun, itu akan lebih ramah lingkungan.

“Kami sudah mengeluarkan surat edaran pengurangan plastik. Kami berharap warga Surabaya menggunakan besek atau daun dan tidak menggunakan plastik,” pesan dia.

Sementara itu, terkait dengan limbah kurban atau rumen, Wali Kota Eri Cahyadi juga berpesan agar warga tidak membuangnya ke saluran atau sungai. Nah, untuk memastikan hal itu, jajaran Pemkot Surabaya akan berkeliling ke masjid-masjid untuk mengingatkan kembali.

“Kita sampaikan (limbah) jangan langsung dibuang ke saluran atau sungai. Ayo dijaga lingkungannya Kota Surabaya, karena yang bisa menjaga warga Surabaya sendiri,” pungkasnya. (Satriya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.