Wabup Mojokerto Berhasil Meraih Gelar Doktor dengan Predikat Sangat Memuaskan

Raih Predikat Sangat Memuaskan, Wabup Mojokerto Gus Barra Berhasil Menyandang Gelar Doktor
Raih Predikat Sangat Memuaskan, Wabup Mojokerto Gus Barra Berhasil Menyandang Gelar Doktor
banner 120x600

SRN/MOjOKERTO – Wakil Bupati (Wabup) Mojokerto Muhammad Albarraa berhasil meraih gelar Doktor (S3) dengan predikat sangat memuaskan dari Universitas Padjadjaran, Selasa (28/6) sore.

Wabup Mojokerto yang akrab disapa Gus Barra ini menyampaikan disertasi berjudul Naskah Perjuangan Kyai Abdul Wahab: Edisi Teks Dan Kajian Historiografi Nahdlatul Ulama,” Karya Kiai Abdul Chalim dalam Sidang Promosi Doktor Program Studi Ilmu Sastra Konsentrasi Filologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran.

Disertasi ini ditulis langsung oleh Gus Barra, putra Ketua Pimpinan Pusat (PP) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) KH Asep Saifuddin Chalim untuk memperoleh gelar Doktor bidang Ilmu Sastra.

Penelitian ini dilakukan Gus Barra untuk menghasilkan teks yang bersih dari kesalahan sebagai dasar pengungkapan peranan tokoh KH Abdul Wahab Hasbullah dan KH Abdul Halim dalam proses perjalanan berdirinya Nahdlatul Ulama.

Disertasi ini hendak membahas tiga buah hal yang menjadi rumusan masalahnya, yaitu: Bagaimana edisi teks naskah Sejarah Perjuangan KH Abdul Wahab yang bersih dari kesalahan? Bagaimana historiografi NU dan pendirinya versi naskah Sejarah Perjuangan Kiai Haji Abdul Wahab? Dan bagaimana peran KH Abdul Wahab Hasbullah dan KH Abdul Halim dalam pendirian NU versi naskah Sejarah Perjuangan Kiayi Haji Abdul Wahab?

Obyek dan data penelitian disertasi ini berasal dari naskah cetak tua “Sejarah Perjuangan Kiayi Haji Abdul Wahab” karya KH Abdul Halim Leuwimunding Majalengka (1898-1972), seorang saksi dan pelaku sejarah berdirinya organisasi Nahdhatul Ulama.

Karya ini ditulis di Leuwimunding, Majalengka pada tahun 1970 yang ditulis dengan aksara Arab-Melayu berbentuk puisi berirama yang merekam dari dekat kehidupan KH Abdul Wahab Hasbullah  dan semangatnya yang membara dalam membangun kesadaran pentingnya berjam’iyyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.