Kaki Terinjak saat Dansa, Seorang ASN Tikam Warga Desa Naob

Foto Ilustrasi - Tidak terima kaki terinjak saat dansa. Wily Kase seorang aparatur sipil negara (ASN) nekat menikam Selvinus Kosat warga setempat.
banner 120x600

SRN/NTT – Wily Kase seorang aparatur sipil negara (ASN) guru asal Oepope, Desa Naob kecamatan Bikomi Selatan kabupaten TTU propinsi NTT nekat menikam Selvinus Kosat yang juga warga setempat.

Kejadian tindakan penganiayaan ini dilalukan Wily saat sedang berpesta dansa bersama korban dalam sebuah pesta adat Sabtu 25 Juni 2022.

Informasi yang dihimpun dari pihak Kepolisian, peristiwa naas itu terjadi akibat salah paham saat acara berdansa sedang berlangsung.

Awalnya korban Selvinus berdansa bersama pasangannya, tanpa sengaja menginjak kaki kanan pelaku. Tidak terima pelaku menunjuk korban dengan tangan kanannya namun korban tidak menghiraukannya. Saat pergantian lagu, korban yang masih berdansa bersama pasangannya sontak kaget pelaku tiba–tiba datang dan langsung menikam korban dari arah belakang mengenai pinggang sebelah kiri. Mengutip OkeNusra.

Saat itu korban terjatuh dan membalikan badan menghadap kedepan. Pelaku kembali melancarkan aksinya menikam korban mengenai paha sebelah kiri. Korban sempat melakukan perlawanan sambil meminta tolong keluarga sekitar tempat kejadian.

Korban yang dalam kondisi berlumuran darah berhasil diselamatkan dan tengah dirawat tim medis di wilayah itu. Sedangkan terduga pelaku Wily Kase kabur meninggalkanlokasi tempat kejadian perkara (TKP).

Kondisi korban selain terdapat dua luka tusukan di punggung dan paha juga sekujur wajahnya lebam dan luka. Atas peristiwa yang dialami a a anaknya orang tua korban memutuskan melaporkan peristiwa ini pihak Polsek Noemuti.

Kapolsek Noemuti, Iptu I Wayan Guna saat dikonfirmasi OkeNusra membenarkan adanya peristiwa penganiayaan ini.

“Benar ada laporan tadi sore. Ada kasus penikaman saat acara adat di Desa Naob tadi pagi sekitar jam 4 subuh karena diduga salah paham,” tandas Wayan seperti tulis OkeNusra.

Wayan membenarkan pelapor (korban) SK mendapat 2 kali tusukan pisau dan terduga pelaku adalah WL seorang guru ASN.

Laporan sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku,” terang Kapolsek Noemuti ini.

Iptu I Wayan menambahkan, saat ini Polisi sedang melakukan pengembangan untuk pemeriksaan saksi-saksi. (belly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.